Kinerja PT BPRS Khatulistiwa Melonjak, Laba Tembus Rp1,41 Miliar Pada 2025

Posted by : Admin | At : 16 April 2026


Memasuki tahun kedua pascakonversi dari sistem konvensional ke syariah, PT BPRS Khatulistiwa mencatat lonjakan kinerja signifikan. Total aset mencapai Rp106,19 miliar, pembiayaan Rp80,49 miliar, pendanaan Rp86,86 miliar, dan laba bersih naik dari Rp368 juta menjadi Rp1,41 miliar atau tumbuh 283,15 persen secara year on year.

Manajemen PT BPRS Khatulistiwa dinilai cepat beradaptasi setelah beralih ke sistem syariah. Memasuki tahun kedua, seluruh indikator usaha menunjukkan pertumbuhan, mulai dari aset, pembiayaan, hingga pendanaan. Kualitas aktiva produktif juga tercatat semakin membaik.

“Ya, ini adalah tahun kedua kami beroperasi penuh dengan sistem syariah. Lompatan usaha mulai terlihat. Total aset mencapai Rp106,19 miliar, pembiayaan sebesar Rp80,49 miliar, dan pendanaan Rp86,86 miliar. Sementara itu, laba bersih usaha meningkat dari Rp368 juta menjadi Rp1,41 miliar pada 2025. Capaian laba ini tumbuh 283,15 persen secara year on year,” ujar Direktur Utama PT BPRS Khatulistiwa, Syofyardin, didampingi Direktur Hendrizon kepada Padang Ekspres, Minggu (12/4/2026).

Menurut Syofyardin, kinerja tahun 2025 relatif lebih baik karena seluruh tim telah berada pada jalur yang tepat (on track) untuk memaksimalkan potensi penghimpunan dan penyaluran dana.

Aset dan Pendanaan

Berdasarkan laporan keuangan publikasi 2025, total aset PT BPRS Khatulistiwa Bonjol mencapai Rp106,19 miliar atau tumbuh 19,03 persen secara year on year, sekaligus melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB).

Pertumbuhan aset didorong peningkatan intermediasi. Hingga akhir 2025, pendanaan yang dihimpun mencapai Rp86,86 miliar atau tumbuh 11,18 persen.

Komposisi pendanaan terdiri dari tabungan wadiah Rp54,45 miliar (tumbuh 13,03 persen), simpanan mudharabah Rp659 juta (tumbuh 18,78 persen), serta deposito mudharabah Rp31,76 miliar (tumbuh 8,02 persen).

Pembiayaan dan Pendapatan

Total pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp80,49 miliar atau tumbuh 17,38 persen secara year on year.

Rinciannya meliputi piutang murabahah Rp49,29 miliar, piutang multijasa Rp3,30 miliar, serta pembiayaan musyarakah Rp27,90 miliar yang tumbuh signifikan hingga 1.087,23 persen.

Peningkatan pembiayaan berdampak pada pendapatan dari penyaluran dana yang mencapai Rp11,35 miliar atau tumbuh 348,61 persen.

NPF, BOPO, dan Laba

Kualitas pembiayaan membaik dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) turun menjadi 0,92 persen.

Efisiensi juga meningkat, tercermin dari rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang menurun menjadi 86,32 persen.

“Aset yang tumbuh, pembiayaan yang meningkat, serta pendapatan yang bertambah bermuara pada kinerja laba. Laba bersih usaha meningkat dari Rp368 juta pada 2024 menjadi Rp1,41 miliar pada 2025 dan melampaui target RBB,” kata Syofyardin.

PT BPRS Khatulistiwa merupakan bank yang bertransformasi ke sistem syariah dua tahun lalu. Sebelumnya, bank ini dikenal memiliki kinerja baik dan meraih sejumlah penghargaan, termasuk Golden Award Infobank.

Pada tahun pertama pascakonversi, kinerja sempat berfluktuasi. Namun, memasuki tahun kedua, pertumbuhan signifikan mulai terlihat di berbagai indikator usaha.

“Alhamdulillah, tahun 2025 telah kami lewati dengan baik dan kinerja sudah on track. Semoga tren positif ini dapat terus kami pertahankan ke depan,” tutup Syofyardin.(*)

https://padek.jawapos.com/bisnis/2604130001/kinerja-pt-bprs-khatulistiwa-melonjak-laba-tembus-rp141-miliar-pada-2025?page=all